PSW JOMBANG SAMPAIKAN AD/ART BARU
PSW JOMBANG SAMPAIKAN AD/ART BARU
(Kepemimpinan Kolektif Koordinatif)
Oleh:
Dr. H. Susilo Surahman, S.Ag., M.Pd., MCE.
Jombang, 13 Muharram 1448 H
Rangkaian Mujahadah Kubro Muharram PSW Jombang yang dimulai Kamis 9 Muharram 1448 H/25 Juni 2026 M hingga Senin 13 Muharram/29 Juni 2026 berlangsung khidmat dan penuh makna. Selama lima hari, ribuan jamaah dari berbagai kalangan hadir silih berganti dalam gelombang mujahadah yang disusun secara teratur.
Gelombang ibu-ibu menghadirkan suasana penuh kelembutan. Dengan balutan busana muslimah yang rapi, mereka melantunkan doa dan wirid dengan suara lirih namun penuh kekuatan batin. Gelombang ini menjadi simbol keteguhan hati kaum ibu dalam menjaga tradisi spiritual keluarga.
Gelombang remaja berlangsung penuh semangat. Generasi muda tampak antusias mengikuti rangkaian mujahadah, duduk berbaris dengan wajah serius namun cerah. Kehadiran mereka mencerminkan harapan besar PSW Jombang untuk melahirkan kader penerus yang religius, disiplin, dan siap mengemban amanah organisasi.
Gelombang anak-anak menghadirkan suasana ceria. Dengan kepolosan dan semangat belajar, mereka mengikuti mujahadah dengan bimbingan para pendamping. Kehadiran anak-anak menjadi simbol regenerasi, bahwa tradisi spiritual Wahidiyah telah ditanamkan sejak dini sebagai bekal masa depan.
Gelombang umum menjadi puncak kebersamaan. Ribuan jamaah dari berbagai kalangan duduk bersama, melantunkan doa dan wirid dengan khidmat. Suasana penuh kekhusyukan ini menegaskan bahwa Mujahadah Kubro adalah wadah persatuan, menyatukan seluruh lapisan masyarakat dalam satu ikatan spiritual.
Di sela-sela mujahadah, terselenggara pula Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSW Jombang. Agenda Rakernas berjalan runtut: persiapan, pembukaan, muqoddimah sholawat Wahidiyah, sambutan DPP PSW Jombang, progress report dan program tahunan 2026–2027, tanggapan, pidato pengarahan, serta penutup. Agenda ini menunjukkan bahwa PSW Jombang tidak hanya berfokus pada aspek spiritual, tetapi juga serius dalam memperkuat tata kelola organisasi.
Momentum penting dalam Rakernas adalah penyampaian Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) baru, hasil Keputusan Musyawarah Kubro Wahidiyah X-2026 Nomor: 04/MKW-X/2026. Pada Bab IV Dewan Pimpinan Wilayah, Pasal 15 menegaskan bahwa sekretaris dan bendahara kini menjadi unsur pimpinan bersama para ketua bidang, menandai arah baru kepemimpinan yang bersifat kolektif koordinatif. Sedangkan Pasal 16 mengatur kewajiban dan wewenang pimpinan secara rinci, sehingga koordinasi dan efektivitas program dapat lebih terjamin.
Dalam sambutannya, Ketua Umum DPP PSW Jombang menegaskan:
“Mujahadah Kubro Muharram ini bukan hanya wadah memperkuat iman, tetapi juga momentum untuk meneguhkan arah organisasi. Dengan AD/ART baru, kita menata kepemimpinan yang kolektif dan koordinatif, agar setiap unsur dapat bekerja bersama, saling mendukung, dan memperkuat peran masing-masing. Inilah langkah strategis menuju PSW yang lebih solid dan bermanfaat bagi umat.”
Pidato pengarahan yang disampaikan oleh Ketua Majelis Tahkim Pusat dalam Rakernas menekankan pentingnya sinergi dan komitmen bersama:
“Kepemimpinan kolektif koordinatif bukan sekadar konsep, melainkan praktik nyata yang harus kita jalankan. Sekretaris, bendahara, dan para ketua bidang adalah satu kesatuan yang saling melengkapi. Dengan koordinasi yang baik, kita akan mampu menjalankan program tahunan 2026–2027 secara efektif, serta menjaga marwah organisasi sebagai wadah perjuangan spiritual dan sosial.”
Dengan struktur kepemimpinan yang kolektif koordinatif, PSW Jombang diharapkan mampu meningkatkan koordinasi antarbidang, memperkuat efektivitas program tahunan, serta menyatukan spirit mujahadah dengan tata kelola organisasi yang kokoh.
Mujahadah Kubro Muharram PSW Jombang 9–13 Muharram 1448 H / 25–29 Juni 2026 M pun tercatat sebagai tonggak sejarah, bukan hanya memperkuat iman dan kebersamaan, tetapi juga menandai babak baru kepemimpinan yang lebih terarah, koordinatif, dan berorientasi pada masa depan.
Komentar
Posting Komentar